SUKABUMI || Jabar.Journalistpolice.com – Rumah Literasi Merah Putih menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sinergi Pers, Masyarakat, dan Penegak Hukum Dalam Menciptakan Kondusivitas Investasi, Ketersediaan Energi Listrik, serta Kemandirian Energi untuk Kemajuan Perekonomian Masyarakat Kabupaten Sukabumi” di Cafe The Bumee, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (01/09/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah diskusi interaktif lintas sektor dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan iklim investasi dan ketahanan energi di daerah.
Hadir dalam forum tersebut sejumlah tokoh kunci, di antaranya Kasi Intel Kejari Cibadak Rachman, S.H., M.H. (mewakili Kajari Cibadak), Kepala Kesbangpol Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni, S.Sos., M.M., perwakilan GM PLN UIP JBT, BPN, serta Diskominfosan Kabupaten Sukabumi.
Dari unsur pers dan organisasi, turut hadir perwakilan PWI Jawa Barat, Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Nuruddin Zain Syamsi, Ketua SMSI Sukabumi Raya Eman Sulaeman, serta perwakilan LSM dan pelaku UMKM Saeful Usman.
Dalam pemaparannya, Kasi Intel Kejari Cibadak Rachman menegaskan pentingnya kepastian hukum sebagai benteng utama keberlanjutan investasi.
“Penegak hukum hadir memberikan kepastian dan rasa aman. Tanpa kepastian hukum, investor enggan masuk. Sinergi bersama pers dan masyarakat vital agar proses pembangunan transparan serta bebas dari potensi konflik sosial,” ujar Rachman.
Dari sisi ketersediaan infrastruktur, perwakilan GM PLN UIP JBT menekankan bahwa pasokan listrik merupakan fondasi utama penggerak ekonomi. Pihaknya berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi sembari mendorong efisiensi dan program kemandirian berbasis potensi lokal.
Di bidang tata ruang dan legalitas, perwakilan Kepala BPN Kabupaten Sukabumi menggarisbawahi pentingnya tertib administrasi pertanahan untuk memangkas hambatan investasi.
Senada dengan itu, KaKesbangpol Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni menambahkan bahwa stabilitas sosial menjadi syarat mutlak hadirnya kenyamanan bagi para penanam modal.
Sementara perwakilan Diskominfosan berkomitmen memperkuat komunikasi publik guna menangkal hoaks dan mengedukasi masyarakat.
Dukungan penuh juga disuarakan oleh unsur pers dan pelaku usaha:
- PWI Jawa Barat & PWI Kabupaten Sukabumi: Mendorong jurnalisme yang konstruktif dan siap menjadi jembatan informasi yang akurat antara pemerintah, penegak hukum, serta masyarakat.
- SMSI Sukabumi Raya: Siap memanfaatkan jangkauan media siber untuk meningkatkan literasi publik terkait investasi dan kemandirian energi secara cerdas dan berimbang.
- Perwakilan LSM & UMKM (Saeful Usman): Mengingatkan agar iklim investasi yang kondusif dan pasokan listrik yang stabil dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi pertumbuhan UMKM di Sukabumi.
FGD ini merumuskan tiga pilar utama keberhasilan pembangunan daerah: kepastian hukum, ketersediaan energi, dan diseminasi informasi yang sehat.
Rumah Literasi Merah Putih berharap forum ini menjadi langkah awal dari gerakan kolaboratif yang berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mandiri energi dan sejahtera.
Pewarta: Hanzah





